Menu Utama
Untitled Document
Perempuan Pejuang Pendidikan Menjelang Seabad Kebangkitan Bangsa
ImageJakarta, 16 April 2008 – Menjelang peringatan satu abad Kebangkitan Nasional, rencananya Sampoerna Foundation akan menyelenggarakan serangkaian acara. Sebagai kegiatan pembuka, Sampoerna Foundation akan mengadakan diskusi media bertema ”Perempuan Pejuang Pendidikan” untuk memaparkan kontribusi perempuan bagi pendidikan Indonesia di Anomali Coffee, Jakarta (16/04).

Diskusi ini akan menghadirkan tiga orang pembicara yang telah memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dengan caranya masing-masing. Pembicara pertama adalah Septi Peni Wulandari. Dengan pola menghitung yang ia beri nama Jarimatika, Septi telah berhasil mengembangkan metode berhitung yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendidikan matematika di kalangan bawah menengah.

Pembicara kedua adalah seorang perempuan yang sudah mengabdikan dirinya selama lebih 30 tahun di dunia pendidikan Indonesia, Dra. Hj. Niken Asih Santjojo, Kepala Sekolah SMA 10 Malang. Kemudian, pembicara terakhir adalah Rieke Diah Pitaloka. Beberapa tahun belakangan ini Rieke semakin rajin memberikan kontribusinya terhadap penanggulangan permasalahan sosial di Indonesia, terutama masalah kaum perempuan. Selain itu, Rieke juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan membuka taman bacaan.

Pada acara diskusi ini tiga pembicara perempuan ini membicarakan kontribusi apa saja yang bisa diberikan oleh perempuan terhadap dunia pendidikan Indonesia. Nantinya diskusi ini diharapkan akan mampu memberikan inspirasi bagi kaum perempuan Indonesia untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Rangkaian acara lainnya guna memperingati Hari Kebangkitan Nasional adalah Parade Kebangkitan Pendidikan yang rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 18 Mei 2008. Pada kegiatan tersebut, Sampoerna Foundation bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, seperti Depdiknas, Pemprov DKI Jakarta, sektor swasta, dan lain-lain. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menarik kontribusi masyarakat yang lebih besar terhadap pendidikan Indonesia, karena sektor ini membutuhkan keterlibatan semua lapisan masyarakat yang ada di negara ini.

Diungkapkan oleh Sapto Handoyo Sakti, Direktur Komunikasi Sampoerna Foundation, “Peringatan seabad kebangkitan bangsa ini bagi kami benar-benar merupakan peringatan, dalam arti warning, bagi kita mengenai apa saja yang sudah kita lakukan untuk bangsa ini, terutama dalam bidang pendidikan. Pendidikan Indonesia membutuhkan kontribusi dari semua kalangan, baik tenaga pendidik itu sendiri, kalangan pengusaha, politisi, artis, pemerintah dan masyarakat. Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanah air menuju Indonesia yang lebih baik.”

Tentang Education Parade - Menjelang Seabad Kebangkitan Bangsa
Menjelang seabad kebangkitan bangsa, Sampoerna Foundation bekerja sama dengan Depdiknas, Pemprov DKI Jakarta dan mitra-mitra strategis lainnya akan menyelenggarakan Education Parade pada 18 Mei 2008 di Tugu Monas, Jakarta. Education Parade merupakan kampanye yang bertujuan untuk menunjukkan kepedulian berbagai elemen kepada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Even yang akan menghadirkan sekitar 5,000 sampai 10,000 elemen pendidikan ini juga bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab semua lapisan masyarakat. Selain parade, Sampoerna Foundation dan Depdiknas serta tokoh-tokoh pendidikan Indonesia juga akan mendeklarasikan Pencapaian Global Sektor Pendidikan Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun mendatang.

 

Tentang SF

Sampoerna Foundation (SF) adalah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi pada pengembangan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Sejak tahun 2001, SF telah memberikan lebih dari 30.000 beasiswa, mengadopsi 22 sekolah, memberikan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah, mentransformasikan sebuah institusi pascasarjana di bidang bisnis, serta menyediakan layanan pinjaman biaya pendidikan (student loan).

Kami bertekad untuk menjadi sebuah organisasi yang transparan dan bertanggung jawab dalam semua aktivitas dan pengunaan dana. Di triwulan keempat tahun 2007,Sampoerna Foundation memperoleh sertifikasi ISO 9000, sertifikat sistem kualitas manajemen yang bertaraf internasional.