| Kurikulum Baru Mulai 2009/2010 |
|
Jakarta (Media Indonesia: 24/07/06) Seluruh sekolah dari berbagai jenjang pendidikan mulai menerapkan kurikulum buatan sendiri mulai tahun ajaran 2009/2010. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menerbitkan model kurikulum untuk SMA setebal 600 halaman. ''Pemerintah telah melakukan sosialisasi kurikulum baru ini sejak tahun lalu. Ditargetkan proses sosialisasi ini tiga tahun. Bagi sekolah yang sudah siap menggunakan kurikulum buatan sendiri, bisa digunakan pada tahun ajaran 2007/2008,'' kata Mendiknas, di Jakarta, Jumat (21/7). Bagi sekolah-sekolah yang telah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi (KBK 2004) tidak terlalu sulit dalam membuat kurikulum sendiri. ''Maka sekolah yang sudah menjalankan KBK 2004, langsung saja diterapkan tahun ini juga kurikulum buatan sendiri,'' imbaunya. Sedangkan sekolah yang masih menggunakan kurikulum 1994 bisa memakai kurikulum buatan BSNP, penerapannya secara bertahap. Sebagai contoh sekolah yang menerapkan KBK 2004, dalam masa transisi menggunakan kurikulum buatan sendiri, bisa langsung diterapkan dari mulai kelas satu hingga kelas terakhir. Bagi sekolah yang menggunakan kurikulum 1994, dalam masa transisi ke dalam kurikulum baru, menggunakan model bertahap. Caranya, dimulai dari kelas 1 hingga 4 sekolah dasar. Untuk SLTP dimulai kelas VII dan VIII, sedangkan untuk kelas IX belum. Untuk tingkat SLTA dimulai dari kelas X dan kelas XI, sedangkan kelas XII, pelaksanaannya bisa tahun berikutnya. Dalam kesempatan sama Ketua BSNP Bambang Suhendro menjelaskan, sekolah yang menggunakan KBK 2004 tidak membutuhkan model kurikulum.Hanya cukup dengan pedoman umum pembuatan kurikulum yang sudah diterbitkan BSNP. ''Sekitar 15% sampai dengan 20% sekolah yang sudah ada menerapkan KBK 2004. Sekolah-sekolah tersebut bisa langsung menerapkannya.'' Sementara itu, Kepala Balitbang Depdiknas Mansyur Ramly menegaskan selama masa transisi kurikulum baru, sekolah masih menggunakan buku pelajaran terbitan 2005, yang telah diuji kelayakannya oleh BSNP.
|
Tentang SF
Sampoerna Foundation (SF) adalah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi pada pengembangan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Sejak tahun 2001, SF telah memberikan lebih dari 33.000 beasiswa, mengadopsi 22 sekolah, memberikan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah, serta menyediakan layanan pinjaman biaya pendidikan (student loan).Kami bertekad untuk menjadi sebuah organisasi yang transparan dan bertanggung jawab dalam semua aktivitas dan pengunaan dana. Di triwulan keempat tahun 2007,Sampoerna Foundation memperoleh sertifikasi ISO 9000, sertifikat sistem kualitas manajemen yang bertaraf internasional.






