Menu Utama arrow Publikasi arrow Siaran Utama arrow Pameran Foto Darwis Triadi untuk Pendidikan Indonesia
Untitled Document
Pameran Foto Darwis Triadi untuk Pendidikan Indonesia
ImageJakarta, 22 Oktober 2007. Sampoerna Foundation bekerja sama dengan Senayan City menggandeng Darwis Triadi untuk menggelar pameran foto bertajuk “Face of Indonesia”. Pameran yang diselenggarakan tanggal 22 – 31 Oktober 2007 di Ground Floor Senayan City ini dibuka secara resmi oleh Darwis Triadi, Sapto H Sakti – Direktur Komunikasi Sampoerna Foundation dan Marcella Lingga – Promotion Manager Senayan City (22/10).

Pameran foto “Face of Indonesia” menampilkan 60 foto wajah Indonesia karya Darwis Triadi, baik keindahan panorama maupun wajah anak-anak Indonesia. 50 % dari keuntungan penjualan foto-foto tersebut akan disumbangkan sebagai beasiswa pendidikan anak-anak kurang mampu di Indonesia melalui Sampoerna Foundation.

“Ini saatnya bagi kita untuk bercermin melalui foto-foto Darwis tentang wajah Indonesia. Betapa kontras keindahan alam Indonesia dibandingkan dengan kesejahteraan manusia-manusianya. Dengan membeli wajah Indonesia karya Darwis ini, berarti kita telah membantu meningkatkan pendidikan sebagian masyarakat Indonesia dan membantu meningkatkan kesejahteraannya,” ungkap Sapto H Sakti, Communication Director Sampoerna Foundation saat membuka pameran.

Darwis sendiri mengungkapkan kegembiraannya berpartisipasi dalam acara ini. “Wajah Indonesia sangat beragam dan selalu memiliki sisi indah yang mengharukan. Semoga dengan pameran ini, para pecinta foto dan pecinta panorama Indonesia tidak hanya bisa menikmati keindahan wajahnya, namun juga melakukan  sesuatu untuk menciptakan wajah yang lebih baik,” kata Darwis.

Tidak hanya menyelenggarakan pameran foto, Darwis juga menyelenggarakan seminar fotografi secara gratis untuk umum. Seminar bertajuk “All About Photography” tersebut diselenggarakan di Ground Floor Senayan City pada 26 dan 31 Oktober jam 16.00 – 18.00. “Semoga dengan semakin banyaknya fotografer berkualitas di Indonesia, semakin banyak pula wajah Indonesia yang tereksplor, sehingga semakin banyak pula yang tergerak untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik,” ungkap Darwis.

Saat ini, menurut data Depdiknas tahun 2005/2006, lebih dari 1 juta  siswa Indonesia terpaksa drop out dari sekolah setiap tahunnya. Jumlah itu berarti sekitar 25% dari penduduk usia sekolah (7-18 tahun), dimana 35,78% diantaranya putus sekolah karena masalah ekonomi, bekerja atau mencari nafkah 23,56%, menikah 15,77%, lainnya 24,89%.

 

Tentang SF

Sampoerna Foundation (SF) adalah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi pada pengembangan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Sejak tahun 2001, SF telah memberikan lebih dari 30.000 beasiswa, mengadopsi 22 sekolah, memberikan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah, mentransformasikan sebuah institusi pascasarjana di bidang bisnis, serta menyediakan layanan pinjaman biaya pendidikan (student loan).

Kami bertekad untuk menjadi sebuah organisasi yang transparan dan bertanggung jawab dalam semua aktivitas dan pengunaan dana. Di triwulan keempat tahun 2007,Sampoerna Foundation memperoleh sertifikasi ISO 9000, sertifikat sistem kualitas manajemen yang bertaraf internasional.