Publikasi
Siaran Utama
Pemkab Bantul Terima 150 ribu Euro dari Deutshe Bank | Pemkab Bantul Terima 150 ribu Euro dari Deutshe Bank |
Yogyakarta, 30 Oktober 2007. Pemkab Bantul, DI Yogyakarta menerima bantuan dari Deutsche Bank senilai € 150,000 atau sekitar Rp.2 Milyar. Bantuan tersebut diberikan melalui Sampoerna Foundation dalam bentuk rekonstruksi bangunan SMPN 3 Jetis yang rusak akibat gempa. Peresmian penggunaan bangunan sekolah dilakukan oleh Sapto H. Sakti, Direktur Komunikasi Sampoerna Foundation dan disaksikan oleh wakil Bupati Bantul, Sumarno (30/10).
Bentuk bantuan yang diberikan Deutsche Bank meliputi rekonstruksi bangunan 9 kelas yang rusak, pembangunan gerbang sekolah, pembuatan lapangan upacara, pembuatan landschape, pembuatan tempat duduk di luar kelas, pengadaan meja, kursi dan papan tulis di 9 kelas yang direkonstruksi, pembangunan 1 buah kamar mandi laki-laki dan 1 buah kamar mandi perempuan. Wakil Bupati Bantul, Sumarno dalam sambutannya menyatakan harapannya atas partisipasi swasta dalam rehabilitasi pendidikan pasca gempa di Kabupaten Bantul. ”Kami berterima kasih kepada Deutsche Bank atas kepeduliannya pada pendidikan di Kabupaten Bantul yang masih dalam taraf rehabilitasi. Semoga semakin banyak perusahaan-perusahaan swasta yang juga peduli dengan pendidikan di Bantul ini,” tambah Sumarno. Sapto H. Sakti menyatakan bahwa rehabilitasi pendidikan paska gempa Yogya membutuhkan sebuah proses yang berkelanjutan. ”Meskipun gempa Yogya sudah lebih dari satu tahun berlalu, proses rehabilitasi pendidikan harus dilakukan secara terus-menerus. Karena itulah, inisiatif seperti yang dilakukan Deutsche Bank ini merupakan suatu langkah yang berarti dalam membantu proses pendidikan berkesinambungan di Yogyakarta. Sampoerna Foundation sangat berterima kasih atas kepercayaan Deutsche Bank memilih yayasan kami untuk menjadi mitra penyalur bantuannya,” ungkap Sapto lebih lanjut. Berdasarkan data dari Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Yogyakarta propinsi DI Yogyakarta pada bulan September 2007 menyatakan bahwa perbaikan sekolah yang rusak akibat gempa bumi sudah mencapai 90%, yang merupakan dana dari APBN, APBD, bantuan dari NGO dan perusahaan-perusahaan swasta.
Selain bantuan rekonstruksi bangunan gedung sekolah di Yogyakarta ini, Deutsche Bank melalui Sampoerna Foundation juga memberikan bantuan program pelatihan guru untuk 480 guru di Aceh atau diberi nama TETA (Teacher Education Training in Aceh) senilai € 195,000 atau sekitar Rp.2,5 milyar. |
Tentang SF
Sampoerna Foundation (SF) adalah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi pada pengembangan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Sejak tahun 2001, SF telah memberikan lebih dari 30.000 beasiswa, mengadopsi 22 sekolah, memberikan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah, mentransformasikan sebuah institusi pascasarjana di bidang bisnis, serta menyediakan layanan pinjaman biaya pendidikan (student loan).Kami bertekad untuk menjadi sebuah organisasi yang transparan dan bertanggung jawab dalam semua aktivitas dan pengunaan dana. Di triwulan keempat tahun 2007,Sampoerna Foundation memperoleh sertifikasi ISO 9000, sertifikat sistem kualitas manajemen yang bertaraf internasional.







Yogyakarta, 30 Oktober 2007. Pemkab Bantul, DI Yogyakarta menerima bantuan dari Deutsche Bank senilai € 150,000 atau sekitar Rp.2 Milyar. Bantuan tersebut diberikan melalui Sampoerna Foundation dalam bentuk rekonstruksi bangunan SMPN 3 Jetis yang rusak akibat gempa. Peresmian penggunaan bangunan sekolah dilakukan oleh Sapto H. Sakti, Direktur Komunikasi Sampoerna Foundation dan disaksikan oleh wakil Bupati Bantul, Sumarno (30/10).