Menu Utama
Untitled Document
Lola Amaria Ajak Bikin Film
Jakarta (Sinar Harapan: (10/12/07) Setelah terbilang berhasil "kembali modal" dalam film Betina, yang disutradarainya, Lola Amaria kini jeda dulu untuk produksi film. Untuk itu, ia memanfaatkan waktu dengan melakukan workshop film independen ke beberapa SMA di Yogyakarta, Surabaya dan Bandung. Lalu pada Kamis hingga Sabtu (13-15/12) mendatang, ia bersama program pendidikan Sampoerna Foundation akan singgah di NAD dalam kegiatan serupa.

"Saya sebetulnya hanya kasih semangat pada mereka, karena siapa saja bisa buat film, seperti saya tanpa sekolah film. Paling penting minat dan juga naluri kemauan. Saya membimbing lebih ke praktik," kata Lola Amaria saat mengikuti apresiasi pens terhadap perfilman nasional, Minggu (9/12)."Saya kasih ide keseharian tentang guru yang galak, kantin yang WC jorok di lingkungan sekolah, serta perpustakaan yang tidak keurus," tambahnya.

Mengenai apa filmnya nanti, kata Lola, ia sedang menyiapkan skenario tentang cerita orang-orang dewasa yang "ketagihan" dengan cinta. Mengenai siapa pemerannya, ia hanya memberi bocoran, bahwa peran lelakinya berusia sekitar 35 tahunan dan perempuan 28 tahunan. Ceritanya berlingkup akademis dan karyawan perkantoran.

 

Tentang SF

Sampoerna Foundation (SF) adalah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi pada pengembangan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia. Sejak tahun 2001, SF telah memberikan lebih dari 30.000 beasiswa, mengadopsi 22 sekolah, memberikan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah, mentransformasikan sebuah institusi pascasarjana di bidang bisnis, serta menyediakan layanan pinjaman biaya pendidikan (student loan).

Kami bertekad untuk menjadi sebuah organisasi yang transparan dan bertanggung jawab dalam semua aktivitas dan pengunaan dana. Di triwulan keempat tahun 2007,Sampoerna Foundation memperoleh sertifikasi ISO 9000, sertifikat sistem kualitas manajemen yang bertaraf internasional.