Kediri, 19 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Kediri secara resmi meluncurkan program beasiswa penuh bagi 100 siswa prasejahtera di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan dan asrama selama tiga tahun, sebagai wujud komitmen pemda dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengentasan kemiskinan struktural.
Seleksi Ketat dan Komprehensif
Calon peserta beasiswa menjalani proses seleksi dari Februari hingga Juni 2025, yang mencakup:
- Administrasi: Menggunakan nilai rapor dan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)
- Home visit: Verifikasi kondisi keluarga secara langsung
- Bootcamp: Tes kesehatan, psikotes, tes akademik, serta diskusi kelompok (FGD)
Melalui seleksi ini, hanya siswa dengan motivas tinggi dan latar belakang ekonomi sangat miskin/termiskin yang lolos.
Kolaborasi Strategis dengan PSF
Program ini terlaksana berkat kerja sama erat antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan Putera Sampoerna Foundation (PSF). PSF juga aktif membuka akses bagi para lulusan agar memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Pada acara Student Inauguration tanggal 19 Juli 2025, hadir antara lain:
- Direktur Rehabilitasi Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Suratna
- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamad Muhsin
- Senior Director PSF, Elan Merdy
Dalam sambutannya, Mokhamad Muhsin menegaskan bahwa beasiswa ini menjadikan siswa sebagai agen perubahan masa depan Kabupaten Kediri. Suratna turut menyampaikan motivasi dan harapan besar terhadap generasi muda penerima manfaat.
Dampak Positif & Jangka Panjang
Program ini merupakan bagian dari Lighthouse School Program sejak 2023, menjadikan SMA Dharma Wanita 1 sebagai simbol nyata upaya mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan taraf hidup keluarga prasejahtera. Saat ini tercatat 360 siswa prasejahtera tengah belajar di sekolah ini.
PSF terus memperkuat kemitraan dengan pihak perguruan tinggi yang telah mulai menunjukkan ketertarikan memberi beasiswa bagi siswa lulusan boarding school, melalui MoU dan kunjungan kampus seperti ITS, UNESA, dan Universitas Brawijaya.
Oleh karenanya, PSF mengajak lebih banyak perusahaan untuk turut ambil bagian dalam gerakan ini agar semakin banyak anak‑anak Indonesia yang mendapatkan akses terhadap pendidikan bermutu dan kesempatan untuk berkembang sesuai bakatnya. Bersama, mari perluas dampak positif di dunia pendidikan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.